Minggu, 08 Maret 2015

Goodbye, Dad

Dad, goodbye!
I wish you keep calm in heaven,
and continues to be on Allah side.
I love you more than word can say.

Scriptures

Just take, open, and read your Al Quran,
then you will get a favor and peace of heart.

Picture of Me? Maybe




This is me, and my friend.
I love my friends so much.
Friends are somebody I never forget about.



Love tosca, gold, and vintage so much.
I love Photograph too.
I'm Genada, and love everything in the world.

Tak Kusangka Akan Begini Jadinya

Hai, guys. :)

Ini, tulisan pertama yang aku post.
So, kalau amburegul(tidak menarik dan acak-acakan) Please, kasih comment or paling engga dimaklumi saja.

Disini, akku tidak akan menuliskan tentang pengetahuan atau lain sebagiannya yang berbau tentang itu.
Aku hanya ingin bercerita saja, bukan true story sebenarnya. Namun, ini salah satu cerita khayalan ku saja.


---------------

One day, ada sepasang kekasih yang keduanya tidak saling tahu perasaan hati satu sama lain. Karena sang lelaki ingin bertanya dan tidak suka bila merasakan hubungan yang aneh, sang lelaki pun, Alan bertanya kepada sang pasangannya, Mandy.

"Mandy, sebenarnya kau ini menerima ku hanya karena kasihan atau kau benar-benar sayang padaku?" tanya Alan pada Mandy dengan nada lembut. Mandy yang sedang asyik membaca majalah pun menutup majalahnhya dan memalingkan wajahnya kepada Alan.

'Menurut kau saja, Alan." jawab Mandy dan berlalu menjauhi Alan.

Alan heran dengan sikap Mnady. Hubungan mereka baru saja berjalan dua hari, namun keduanya merasakan hubungan yang aneh sekali. Alan sudah melakukan oendekatan kepada Mandy selama lebih kurang satu bulan, dan ia mendapat respone positive dari Mandy.

Mandy mengakui bahwa Alan selalu berbuat baik padanya. Selama pendekatan, Alan selalu memberi perhatian setiap harinya kepada Mandy. Mandy pun berbunga-bunga. Namun pada saat Alan menyatakan cinta melalui chat facebook, karena hari itu sedang libur, ada lelaki lain yang lebih tampan dibandingkan Alan yang juga menyatakan rasa sayangnya kepada Mandy. Disitu, Mandy bingung. Namun pada akhirnya, Mandy memilih Alan.

Pilihannya yang jatuh kepada Alan itu, tidak sepenuh hati. Mandy hanya kasihan kepada Alan yang sudah mendekatinya selama satu bulan, namun mengapa Mandy malah menerima lelaki lain (teman Alan sendiri, teman sekelas mereka) dibandingkan Alan.



BERSAMBUNG.......